Drama Awal dan Kejatuhan Piastri
Grand Prix Azerbaijan 2025 di Baku, tanggal 19 – 21 September, kembali menghadirkan aksi mendebarkan. Oscar Piastri, pemimpin klasemen dari McLaren, mengalami nasib apes sejak awal: ia melakukan pelanggaran false start, kemudian hampir stall, dan akhirnya di lap pertama kehilangan kendali saat memasuki Tikungan 5, sehingga menabrak dinding dan terpaksa berhenti—ini adalah kegagalan finis pertamanya sejak GP Amerika Serikat 2023.
Dominasi Verstappen dan Keunggulan Red Bull
Max Verstappen tampil sangat dominan. Dari posisi pole, dia menguasai balapan sejak lampu start padam hingga bendera finis, termasuk menempuh pit stop di lap ke-41 tanpa kehilangan posisinya. Verstappen mencatat kemenangan keempatnya musim ini dan memperlihatkan performa luar biasa di Baku.
Baca Juga : AMPHURI Harap Penurunan Biaya Haji 2026 Tak Berdampak pada Kualitas Layanan di Armuzna
Podium Bersejarah untuk Williams lewat Carlos Sainz
Salah satu cerita paling menarik dari balapan ini adalah Carlos Sainz yang meraih podium ketiga, mengibarkan semangat Williams. Ini adalah podium pertama Sainz bersama Williams dan menunjukkan bahwa tim tersebut mampu bersaing, minimal di Baku.
Pertarungan Papan Tengah dan Posisi Lainnya
George Russell (Mercedes) finis di posisi kedua, sekitar 14,6 detik di belakang Verstappen. Di belakang Sainz, Andrea Kimi Antonelli (Mercedes) meraih posisi ke-4, diikuti oleh Liam Lawson (Racing Bulls) dan Yuki Tsunoda. Lando Norris, rekan setim Piastri, hanya mampu finis ke-7, sehingga peluang untuk memangkas poin dalam perebutan gelar agak terhambat.
Baca Juga : Jumlah Titik Banjir di Jakarta Pada Malam Ini Bertambah Menjadi 30 RT
Implikasi pada Klasemen dan Sejarah GP
Dengan hasil ini, Piastri tetap di puncak klasemen dengan selisih lebih kecil terhadap Norris, sementara Verstappen mendekat dari posisi ketiga. McLaren, yang sebelumnya memiliki peluang untuk segera mengunci gelar konstruktor, kini harus menunggu setidaknya hingga GP Singapura. Risikonya kini meningkat, terutama jika kekonsistenan seperti ini diikuti oleh pesaingnya dalam beberapa seri lagi.