Sejumlah guru madrasah bersama berbagai elemen masyarakat mengadakan aksi unjuk rasa di sekitar kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Kamis (30/10).
Salah satu peserta aksi yang berasal dari Grobogan, Rosidah, menyampaikan bahwa para guru madrasah menuntut kesetaraan hak dengan guru-guru di sekolah negeri yang berada di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Baca Juga1 : Keluhan Jalan Rusak Ramai di Lampung, Pemprov Siapkan 62 Proyek Perbaikan Infrastruktur pada 2026
"Kami ingin adanya kesetaraan, karena selama ini ada perbedaan yang cukup besar antara guru madrasah dan guru di bawah Kementerian Pendidikan. Posisi kami seolah jauh tertinggal," ujar Rosidah.
Baca Juga : Rusia Disebut Beri Strategi Drone ke Iran dalam Konflik Melawan AS dan Israel
Ia juga menyoroti soal pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang belum menyentuh guru madrasah. "Selama ini dari madrasah belum ada pengangkatan P3K sama sekali, sementara di dinas pendidikan sudah banyak yang diangkat. Kami hanya ingin keadilan dan kesetaraan, karena kami juga ikut mendidik generasi bangsa," tambahnya.
Baca Juga : Ariel NOAH Desak Perlindungan Hukum untuk Penyanyi: Stop Somasi di Dunia Musik Indonesia
Para peserta aksi berharap aspirasi mereka bisa langsung didengar oleh Presiden.
Baca Juga : Rusia Disebut Beri Strategi Drone ke Iran dalam Konflik Melawan AS dan Israel
"Kami semua sepakat tidak akan bubar sebelum ada tanggapan dari Bapak Presiden. Insyaallah aspirasi kami sampai dan kami disetarakan dengan guru lainnya," kata Rosidah.
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat menurunkan sekitar 1.597 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan Pemprov DKI Jakarta untuk menjaga jalannya aksi tersebut.
Sumber : https://www.cnnindonesia.com/nasional/20251030124525-20-1290077/demo-guru-madrasah-tuntut-kesetaraan-dan-diangkat-pppk Gambar from : kompas.com