Lampung Fest 2025 Angkat Citra Lampung sebagai Pusat Kreativitas Kopi dan Wisata Nasional

31 Oktober 2025 Author: Enggo 0x dibaca

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menyukseskan penyelenggaraan Lampung Fest 2025. Agenda tahunan ini dijadwalkan berlangsung pada 11–25 November 2025 di kawasan PKOR Way Halim, Bandar Lampung.

Festival tahun ini mengangkat tema besar “Coffee and Tourism” yang memadukan potensi kopi dan pariwisata sebagai dua kekuatan utama provinsi Lampung. Menurut Mirza, konsep tersebut menjadi langkah strategis untuk menegaskan posisi Lampung sebagai produsen kopi unggulan sekaligus destinasi wisata menarik di Indonesia.

Baca Juga : Warga Dusun Tanjung Waras Merak Batin Gelar Syukuran di Jalan Baru Hasil Pembangunan Bupati Lampung Selatan

“Kopi bukan sekadar komoditas ekspor, melainkan juga bagian dari budaya dan daya tarik wisata kita. Lampung Fest bukan hanya acara seremonial, tapi wadah untuk memperlihatkan kekuatan ekonomi lokal,” ujar Mirza.

Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan Lampung Fest 2025 sangat bergantung pada sinergi berbagai pihak. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan citra Lampung sebagai pusat pengembangan inovasi kopi dan pariwisata semakin kuat di kancah nasional.

Baca Juga : Mensos Gus Ipul Tinjau Korban Ledakan SMAN 72: Pemerintah Pastikan Seluruh Bantuan Tersalurkan

“Kesuksesan festival tidak bisa hanya ditopang pemerintah. Kita butuh dukungan dari petani, pelaku usaha, komunitas kreatif, dan masyarakat. Lampung memiliki kekayaan alam, budaya, dan semangat kebersamaan. Dengan gotong royong, Lampung akan semakin dikenal dan sejahtera,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Bobby Irawan, menyebut Lampung Fest 2025 merupakan langkah inovatif untuk menjawab tantangan pembangunan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

“Event seperti ini mampu menarik minat wisatawan datang sekaligus meningkatkan pengeluaran mereka di Lampung,” jelas Bobby.

Ia menambahkan, pelaksanaan festival tahun ini akan melibatkan seluruh unsur ekosistem, mulai dari pelaku industri wisata, ekonomi kreatif, asosiasi, komunitas, UMKM, BUMN, akademisi, hingga media massa.

“Semua pihak bersatu untuk mewujudkan visi Gubernur Lampung. Festival ini juga menjadi yang pertama diselenggarakan langsung atas inisiatif Gubernur Rahmat Mirzani Djausal,” ujarnya.

Bobby menegaskan bahwa penyelenggaraan Lampung Fest 2025 tidak menggunakan dana APBD. Seluruh pembiayaan akan bersumber dari sponsor swasta, kerja sama bagi hasil dengan UMKM, serta penjualan tiket konser musik.

“Model seperti ini yang ingin kami dorong. Pariwisata dapat tumbuh tanpa selalu bergantung pada anggaran pemerintah. Pemerintah provinsi tetap menjadi pengarah konsep dan tema besar, sementara komunitas diberi ruang berinovasi. Kolaborasi inilah yang menjadi ciri khas Lampung Fest 2025,” tutupnya.

Ads

Berita Terbaru