Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyelidikan dugaan mark-up anggaran dalam proyek kereta cepat Jakarta–Bandung, Whoosh, masih berjalan. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menanggapi pernyataan Mahfud MD yang menuding lembaga antirasuah itu enggan mengusut kasus tersebut.
Menurut Budi, proses penyelidikan membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian agar setiap langkah yang diambil sesuai dengan prosedur hukum. KPK, kata dia, tengah mengumpulkan bukti dan petunjuk untuk memastikan kebenaran dugaan penggelembungan dana proyek yang menelan biaya triliunan rupiah itu.
Baca Juga : Kasus Korupsi Tol Terpeka Rp66 M, Sidang Ungkap Praktik Tagihan Fiktif
“Proses hukum tidak bisa dilakukan tergesa-gesa. Kami memastikan setiap tahapan dilakukan secara profesional agar hasilnya bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Budi dalam keterangannya. Ia menambahkan, perkembangan kasus ini akan disampaikan secara berkala kepada publik.
Sebelumnya, Mahfud MD sempat menyindir KPK karena dianggap lamban menangani dugaan korupsi proyek kereta cepat Whoosh. Ia bahkan menyebut KPK terkesan takut untuk mengusut tuntas kasus tersebut.