Pelecehan seksual oleh guru bahkan pemuka agama di Indonesia semakin marak terjadi. Kamu mungkin sering membaca berita tentang guru pelaku pelecehan atau pemuka agama pelaku kekerasan seksual.
Kasus-kasus ini tidak hanya terjadi satu dua kali. Fenomena ini menyedihkan sekaligus mengejutkan. Terlebih, pelaku seringkali adalah sosok yang dianggap panutan.
Kenapa bisa terjadi? Mengapa profesi mulia seperti guru atau pemuka agama justru jadi predator seks? Apa yang mendorong mereka melakukan pelecehan seksual terhadap anak didik atau jemaatnya?
Artikel ini akan membahas secara mendalam akar masalah, bentuk pelecehan seksual, dampaknya bagi korban, dan langkah pencegahan nyata.
Baca Juga : Jumlah Titik Banjir di Jakarta Pada Malam Ini Bertambah Menjadi 30 RT
“Bisakah saya memeluk mahasiswi saya di kampus atau meraba-rabanya tanpa bertanya terlebih dahulu?”
Apakah ini termasuk ke dalam pelecehan seksual? Jawabannya tentu saja iya. Mengapa? Mari kita ulas pada artikel ini.