Simak Info Game Terbaru Pelajar Banten Sarankan Pemerintah Terapkan Aturan Game Online Secara Cermat dan Selektif

12 November 2025 Author: Enggo 0x dibaca

KBRN, Jakarta: Seorang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) asal Banten, Muhammad Raffi Ramadan, berharap kebijakan pembatasan game online dilakukan dengan pertimbangan yang matang. Menurutnya, pelarangan total terhadap game online bukan solusi terbaik karena banyak pelajar yang justru mendapatkan manfaat positif dari aktivitas bermain game.

“Beberapa teman saya bahkan bisa mendapatkan penghasilan dari bermain game secara profesional,” ungkap Raffi kepada Pro 3 RRI.

Baca Juga : Guru Madrasah Gelar Aksi Tuntut Kesetaraan dan Pengangkatan Sebagai PPPK

Raffi mengaku rutin bermain game Mobile Legends dan Battle Royale sekitar dua hingga tiga jam setiap hari. Ia menilai waktu tersebut masih dalam batas wajar, selama para pelajar mampu mengatur waktu antara belajar, istirahat, dan hiburan.

“Saya tetap bisa menyelesaikan tugas sekolah karena tahu bagaimana membagi waktu dengan baik,” tambahnya.

Baca Juga : Oknum Polisi di Lampung Diduga Curi Mobil Milik Perwira Mabes Polri, Kasus Diselidiki Propam

Meskipun demikian, Raffi menyadari adanya risiko negatif dari bermain game, seperti kecanduan dan menurunnya interaksi sosial. Namun ia percaya hal tersebut bisa diminimalisir jika pemain memiliki disiplin dan kesadaran diri untuk membatasi durasi bermain.

“Apapun yang berlebihan tentu tidak baik, tapi bermain game untuk hiburan dan melatih refleks itu penting,” ujarnya.

Lebih lanjut, Raffi menilai bahwa pemerintah sebaiknya memfokuskan kebijakan pada penyaringan game yang mengandung unsur kekerasan atau pornografi, bukan pada pembatasan waktu bermain secara umum. Ia meyakini pengawasan terhadap konten game lebih efektif dalam mengurangi dampak negatif dibandingkan pembatasan menyeluruh.

“Game dengan kekerasan ekstrem atau unsur pornografi sebaiknya dilarang beredar,” tegasnya.

Raffi juga mengusulkan agar setiap pengembang game wajib mencantumkan batasan usia dengan jelas, sehingga anak-anak dapat lebih bijak dalam memilih game yang sesuai dengan usia mereka.

Ads

Berita Terbaru