Houston – NASA secara resmi meluncurkan misi luar angkasa “Titan Explorer” yang akan menjelajahi bulan terbesar Saturnus pada Rabu malam waktu setempat. Misi ini merupakan bagian dari upaya mencari tanda-tanda kehidupan mikroba di luar Bumi, khususnya di dunia es yang dipenuhi lautan metana cair.
Roket peluncur Atlas V membawa wahana tanpa awak seberat 6 ton menuju orbit, dengan waktu tempuh sekitar tujuh tahun sebelum mencapai Titan pada tahun 2032. Proyek ini menjadi salah satu misi paling ambisius NASA dalam dua dekade terakhir.
Baca Juga : Mantan Suami Jadi Pelaku Pembunuhan Wanita di Lampung, Polisi Ungkap Motif Cemburu
Para ilmuwan berharap Titan Explorer dapat mengirimkan data komprehensif tentang komposisi atmosfer, lapisan es, serta aktivitas geologis yang bisa menjadi petunjuk tentang kemungkinan kehidupan di luar Bumi.
Keberhasilan misi ini diharapkan memperluas pemahaman manusia tentang potensi kehidupan di tata surya luar dan menjadi langkah penting menuju eksplorasi antariksa generasi berikutnya.
Baca Juga : Musisi Maru Memanfaatkan Platform Digital Untuk Mewarnai Musik Indonesia