Jalan Metro–Punggur Rusak Parah, Kritik Publik Menguat: Warga Pertanyakan Prioritas Anggaran Pemprov Lampung

17 Maret 2026 Author: Redaksi Ruangmedia 0x dibaca

Kondisi jalan penghubung antara Kota Metro dan Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah, kembali menjadi sorotan publik setelah sejumlah warga mengeluhkan kerusakan yang dinilai telah berlangsung lama tanpa penanganan serius.

Jalur tersebut merupakan salah satu akses penting yang menghubungkan aktivitas masyarakat antara Kota Metro dan Lampung Tengah. Setiap hari, jalan ini dilalui kendaraan pribadi, angkutan barang, hingga pelajar yang melakukan mobilitas antarwilayah.

Baca Juga1 : Konsistensi Gelar Event Balap Sepeda, Banyuwangi Raih Pengakuan dari PB ISSI

Kritik tajam turut disampaikan oleh jurnalis sekaligus Pemimpin Redaksi Saburai TV, Arif Surakhman. Melalui komentar yang beredar di media sosial, ia mempertanyakan prioritas penggunaan anggaran Pemerintah Provinsi Lampung terkait kondisi jalan yang rusak tersebut.

Baca Juga : Akaw dan 12 Pengusaha Tapioka Temui Gubernur Lampung, Sepakat Hidupkan Operasional Pabrik dan Ikuti Harga Acuan

Arif menilai jalur tersebut memiliki peran strategis karena menghubungkan wilayah perkotaan dengan daerah berpenduduk padat. Menurutnya, jika fasilitas publik yang sangat vital dibiarkan rusak dalam waktu lama, masyarakat berhak mempertanyakan ke mana alokasi anggaran daerah digunakan.

Baca Juga : FORMALIS Soroti Dugaan Kerusakan Dini Proyek Jalan di Lampung, Indikasi Masalah Sistemik hingga Dugaan KKN

Keluhan masyarakat semakin banyak bermunculan, terutama terkait lubang-lubang jalan yang dinilai membahayakan pengendara. Risiko kecelakaan meningkat, terutama saat malam hari maupun ketika hujan turun karena kondisi jalan yang sulit terlihat.

Baca Juga : Akaw dan 12 Pengusaha Tapioka Temui Gubernur Lampung, Sepakat Hidupkan Operasional Pabrik dan Ikuti Harga Acuan

Jalan Patimura dan Jalan Raya Punggur sendiri diketahui menjadi jalur penting bagi aktivitas ekonomi, distribusi logistik, kegiatan pendidikan, hingga mobilitas pekerja yang setiap hari melintas di kawasan tersebut.

Di media sosial, sebuah video yang memperlihatkan kondisi kerusakan Jalan Patimura juga memicu berbagai komentar dari warganet. Banyak di antaranya menilai persoalan ini bukan masalah baru, karena kerusakan jalan disebut telah terjadi bertahun-tahun tanpa perbaikan yang signifikan.

Perhatian terhadap persoalan ini juga datang dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung. Ketua SMSI Lampung, Donny Irawan, mengusulkan agar pemerintah daerah membentuk satuan tugas khusus untuk memantau kondisi jalan rusak.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat merugikan masyarakat. Ia menyoroti bahwa korban akibat jalan rusak tidak hanya pengendara dewasa, tetapi juga pelajar hingga ibu rumah tangga.

Donny menilai sebagai provinsi yang menjadi gerbang Sumatra bagian selatan, Lampung seharusnya memiliki infrastruktur jalan yang memadai. Dengan adanya satgas pemantau, proses pendataan dan penanganan kerusakan jalan diharapkan dapat dilakukan lebih cepat dan terarah.

Selain itu, SMSI juga mendorong pemerintah daerah agar memprioritaskan anggaran perbaikan jalan dibandingkan proyek lain yang dianggap belum mendesak. Hal tersebut dinilai penting agar manfaat pembangunan bisa langsung dirasakan oleh masyarakat luas.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Provinsi Lampung terkait kritik publik maupun usulan pembentukan satuan tugas pemantau jalan rusak tersebut.

Sumber : lampungnewspaper.disway.id

Ads

Berita Terbaru

Oknum Polisi di Lampung Diduga Curi Mobil Milik Perwira...

30 Okt 2025 Author : Redaksi Ruangmedia